021- 4890000
aphc@arionparamita.co.id
Pengaduan 0816.824.268
close× Hubungi Kami 021- 4890000

Sejarah

Berawal dari membuka Toko Sandang Pangan di Jakarta tahun 1957, Mangaradja Haolanan Hutagalung, mulai terjun ke dunia usaha wiraswasta. Dengan berbekal; ketekunan, keuletan, hemat serta disiplin yang tinggi, dan mau belajar dari keberhasilan orang lain, telah membuka cakrawala serta pikirannya untuk mengembangkan usaha awal, kesektor usaha jasa transportasi.

Tahun 1962 Pemerintah DKI-Jakarta memberikan kepercayaan kepada Mangaradja Haolanan Hutagalung untuk mengelola bus kota dengan merk kendaraan “IKARUS” dalam rangka turut mensukseskan Asean Games IV di Jakarta. Perusahaan ini diberi nama CV. Kawan & Co yang dipimpin langsung oleh Mangaradja Haolanan Hutagalung, hingga tahun 1968.

Meningkatnya program pemerintah di semua sektor, kebutuhan masyarakat Jakarta akan angkutan penumpang umum, tidak mungkin lagi seluruhnya dapat ditangani oleh Perum PPD (BUMN). Pemda DKI-Jakarta, akhirnya memberi kepercayaan lagi kepada Mangaradja Haolanan Hutagalung, untuk mengelola angkutan bus kota, maka berdirilah PT. ARION PARAMITA pada tanggal 10 Maret 1969.

17 April 1979 Pemerintah RI Cq Departemen Perhubungan RI dan Departemen Keuangan RI, mengambil alih management 8 (delapan) perusahaan bus kota di DKI Jakarta, untuk disatukan menjadi Perum PPD (BUMN), termasuk diantaranya 175 unit armada & karyawan PT. Arion Paramita dengan mendapat ganti rugi yang cukup layak.

Setelah tidak lagi mengelola usaha jasa transportasi, Mangaradja Haolanan Hutagalung mengalihkan kegiatan usahanya kesektor Industry Auto Body Manufacturing (Karoseri) pada tahun 1980, dan berdirilah PT.Uni Cipta Karya di Jakarta. Perusahaan ini menjadi rekanan besar dan terpercaya dari instansi-instansi pemerintah, swasta dan perorangan.

Diusia yang mulai senja mengharuskan Mangaradja Haolanan Hutagalung, untuk mempersiapkan kaderisasi yang dapat meneruskan usahanya kelak, dengan mengikutsertakan putra-putranya dalam berusaha.

Tahun 1982 atas keinginan dan usaha generasi ke-2 (dua), Pemerintah Cq.Departemen Perhubungan RI, memberi kepercayaan lagi kepada PT. Arion Paramita, untuk berusaha kembali, di sektor jasa transportasi yang bergerak di bidang Charter & Pariwisata.

07 Mei 1987 Mangaradja Haolanan Hutagalung pendiri/pemilik kelompok Usaha Arion Paramita wafat. Kaderisasi yang sudah jauh-jauh hari dipersiapkan sang pendiri, kepada generasi ke 2 (dua) tidak sia-sia. Dengan berbekal ilmu yang ditinggalkan sang pendiri, generasi ke 2, melakukan terobosan-terobosan baru di dunia usaha. Diversifikasi usaha tidak lagi hanya dalam bentuk usaha yang berkaitan, namun sudah menerobos ke sektor-sektor lainnya.